Memilih Cover Mobil Anti Air yang Bagus dan Aman

Menggunakan cover mobil anti air atau pelindung mobil bisa menjadi salah satu cara menjaga tampilan bodi mobil dari terpaan air hujan, kotoran hingga panas matahari. Perawatan mobil tentu harus menyeluruh dari mulai mesin hingga body luarnya. Membiarkan penampilan bodi luar mobil yang rusak akan berpengaruh juga terhadap nilai mobil tersebut seperti cat yang kusam, belang, hingga timbul baret pada mobil.

Mobil yang dibiarkan terus menerus terpapar sinar matahari secara langsung di tempat terbuka akan mengaburkan warna cat pada mobil tersebut bahkan bisa jadi mengganggu performa mobil. Terus terkena air hujan yang bersifat asam juga berperan membuat cat mobil menjadi kusam dan menimbulkan karat di beberapa bagian.

Jika Sahabat sering meletakkan mobil di luar rumah yang terpapar langsung dengan sinar matahari dan air hujan, maka cover adalah aksesoris mobil yang penting. Untuk itu penting memahami tips dalam memilih cover mobil anti air yang tepat.

1. Pastikan Bahan yang Dipilih Halus
Niat awal menggunakan cover anti air untuk melindungi mobil dari baretan atau goresan malah berakibat mobil yang tergores jika bahan yang Sahabat pilih kasar. Oleh karena itu sangat penting untuk tidak hanya membeli cover anti air namun juga perhatikan kualitas bahan tersebut. Pilihlah cover yang terbuat dari bahan halus serta cukup kuat sehingga tidak meninggalkan bekas baretan pada bodi mobil.

Lantas bahan cover yang bagus itu seperti apa? Bahan cover yang bagus adalah bahan yang dibuat dari lapisan kain sebanyak tiga atau empat. Bagian terbawah dari lapisan cover dibuat dari bahan dengan rongga. Tujuan penggunaan bahan dengan rongga adalah agar uap maupun genangan air yang terjebak dapat keluar.

Sebaliknya, bagian paling luar yang baik adalah yang memiliki warna abu – abu mengkilat atau putih mengkilat. Tujuannya tentu agar sinar matahari yang mengenai mobil dapat terpantulkan ke luar. Lapisan di bawahnya berupa bahan dengan serat yang berfungsi agar kain tidak mudah rusak dan robek. Untuk menyerap panas yang berasal dari luar, di bagian dalam cover terdapat bahan wool berwarna hitam yang mencegah penerusan panas ke bagian dalam mobil.

2. Pilih Bahan yang Tidak Mudah Luntur
Terkadang ada cover mobil yang terbuat dari bahan dengan warna mudah luntur. Warna dari cover yang luntur akan menyebabkan tampilan luar mobil menjadi aneh karena belang – belang. Bahkan, lunturan yang tidak dapat hilang akan mengharuskan Sahabat untuk mengecat ulang body mobil. Biaya yang dibutuhkan untuk mengecat ulang bodi mobil ini tentu tidaklah sedikit.

Untuk memastikan ketahanan cover mobil dari risiko luntur, Sahabat bisa mengeceknya dengan sedikit menetesi ujung dari cover dengan air. Selanjutnya peras sedikit ujungnya dan lihat apakah ada air membekas. Selain itu Sahabat juga bisa melihat spesifikasi dari pabrikan cover apakah ada garansi cover anti luntur atau tidak.

3. Pilih dari Pabrikan Terpercaya
Jangan hanya tergiur dengan harga murah tanpa memperhatikan kualitas cover mobil. Ada beberapa pabrikan cover mobil yang memang sudah terpercaya memberikan cover berkualitas. Cover yang berkualitas salah satunya bisa dilihat dari apakah pabrikan tersebut telah memenuhi standar pembuatan atau tidak.

Ada baiknya Sahabat mencari cover mobil yang memberikan garansi. Beberapa merk cover berkualitas akan memberikan garansi kepuasan seperti anti luntur, anti gores dan tahan lama.

4. Pilih yang Terbuat dari Bahan Mudah Kering
Cover digunakan untuk melapisi bagian terluar mobil dari paparan sinar matahari, debu dan kotoran ataupun air hujan. Karena terkena air hujan langsung, otomatis cover adalah bagian yang paling sering basah. Basah pada cover bisa membuatnya sebagai tempat tumbuh kembang jamur dan bau tak sedap.

Oleh sebab itu, sebaiknya pilih cover yang dibuat dari bahan mudah kering. Tujuannya agar setiap kali cover digunakan, cover dalam keadaan sudah kering dan tidak lembab. Menggunakan cover yang lembab justru dapat menyebabkan masalah pada tampilan mobil.

Sumber: daihatsu.co.id

Write a comment